Pemrograman Paskal

personal

Jani Kusanti, S.Kom.

Mengenal Flowchart
Diagram alur (flowchart) merupakan gambar atau bagan yang memperlihatkan urutan dan
hubungan antar proses beserta instruksinya. Bagan ini dinyatakan dengan simbol. Dengan
demikian setiap simbol menggambarkan proses tertentu sedangkan hubungan antar
proses digambarkan dengan garis penghubung.

Penjelasan Flowchart diagram alir lebih lanjut  download disini

Menu dalam Pascal :

a. File (Alt-F)

Load / Pick : untuk mengambil program yang sudah ada di disk kerja.
New               : untuk membuat program baru.
Save              : untuk menyimpan program.
Write to       : untuk merekam program ke suatu file.
Directory    : untuk menampilkan directory.
Change dir  : untuk mengganti direktory yang aktif.
OS Shell       : untuk menjalankan perintah-printah DOS
Quit               : mengakhiri turbo Pascal dan kembali keprompt DOS

b. Edit (Alt-E)

Digunakan untuk keperluan memperbaiki program.

c. Run (Alt-R)

Digunakan untuk menjalankan program yang ada dijendela edit.

d. Compile (Alt-C)

Digunakan untuk mengkompilasi program.
Destination Memory (disimpan di memory).
Destination Disk (disimpan di disk dengan ext .EXE).

e. Options (Alt-O)

Digunakan untuk mengatur/menentukan kembali bagaimana F1-help, F2-Save, F3-new file, F4-import data, F9-expand, F10-contract dan Esc-exit integrated environment bekerja.

f. Debug dan Break/Watch (Alt-D & Alt-B)

Digunakan untuk melacak program.mengaktifkan Debug & Break/Watch.
**Cat : tekan Esc untuk meninggalkan menu.

Struktur Program Pascal

Secara ringkas, struktur suatu program Pascal dapat terdiri dari :
1. Judul Program
2. Tubuh Program

Tubuh program dibagi menjadi dua bagian utama :

a. Bagian deklarasi

b. Bagian Pernyataan/Terproses

Cat : baris-baris komentar untuk memperjelas program diletakkan diantara tanda (*
dan *) atau { dan } .

1. Judul program

Judul program ini digunakan untuk memberi nama program dan sifatnya optional. Jika ditulis harus terletak pada awal dari program dan diakhiri dengan titik koma (;)

Contoh penulisan judul program :
PROGRAM latihan;
PROGRAM latihan(input,output);
PROGRAM lat_1;
PROGRAM lat_satu(output);

2. Bagian Pernyataan/Terproses

Bagian ini adalah bagian yang akan terproses dan terdapat dalam suatu blok yang diawali dengan BEGIN dan diakhiri dengan END (penulisan END diikuti dengan tanda titik). Bagian ini berisi pernyataan / statamen yang merupakan instruksi program. Setiap statemen diakhiri dengan tanda titik koma (;).

Bentuk umumnya adalah sbb :
BEGIN

statemen;
statemen;

END.

3. Bagian deklarasi

Bagian ini menjelaskan / memperkenalkan secara rinci semua data yang akan digunakan pada suatu program. Dalam penulisannya tidak boleh sama dengan kata-kata cadangan (reserved words) dan selalu diakhiri dengan titik koma (;).

Deklarasi label

Deklarasi label digunakan Jika pada penulisan program akan menggunakan statemen GOTO (untuk meloncat ke suatu statement tertentu).

Contoh :
PROGRAM cetak;
LABEL satu,akhir;
BEGIN
WRITELN(‘BELAJAR’);
GOTO SATU;
WRITELN(‘PROGRAM’);
satu:
WRITELN(‘PASKAL’);
GOTO akhir;
WRITELN(‘DASAR’);
akhir:
END.

Bila program di atas dijalankan, output sbb :

BELAJAR
PASKAL

Deklarasi konstanta

Deklarasi ini digunakan untuk mengidentifikasikan data yang nilainya sudah ditentukan dan pasti, tidak dapat dirubah dalam program.

Contoh :
PROGRAM CETAK_2(OUTPUT);
CONST a = 50; (* selalu menggunakan tanda = *)
b = ‘INDONESIA Merdeka’;
BEGIN
WRITELN(a,’ TAHUN ‘);
WRITELN(b);
END.
Bila program dijalankan, output sbb :
50 tahun
INDONESIA Merdeka

Deklarasi tipe

Deklarasi ini digunakan untuk menyebutkan tipe setiap data yang akan digunakan pada program Pascal. Tipe data menentukan jangkauan nilai yang mungkin dari data yang digunakan

Contoh :
PROGRAM SATU;
TYPE bulat = INTEGER; { selalu menggunakan = }
hasil,pecahan = REAL;
ket = STRING[20];
BEGIN
pecahan := 2.52;
bulat := 2;
hasil := pecahan + bulat;
ket := ‘hasil penjumlahan = ‘;
WRITE(ket,hasil:4:2);
END.

Output program, sbb :

hasil penjumlahan = 4.52

Deklarasi variabel/perubah

Deklarasi ini berisi data-data yang bisa berubah-ubah nilainya di dalam program. Deklarasi variabel harus di letakkan setelah deklarasi tipe (jika ada).

Contoh :

VAR satu : INTEGER;
dua : INTEGER;
a : REAL;
b : REAL; { selalu menggunakan : }
BEGIN
satu := 5;
dua := 4;
a := 2.3;
b := 5+4*2.3; { hasil real }
WRITE(‘hasil = ‘,b:4:1);
END.

Output program :

hasil = 14.2
Program diatas bisa ditulis sbb :
VAR satu,dua : INTEGER;
a,b : REAL;
BEGIN

statement;

END.
Contoh jika terdapat deklarasi tipe :
TYPE
bilangan = integer;
VAR
satu,dua,a : bilangan;
b : real;
BEGIN

statement;

END.

Deklarasi prosedur dan Fungsi

Program dapat dibagi menjadi beberapa bagian/subprogram, yang terdiri dari satu program utama dan satu / lebih program bagian (bisa berupa prosedur / fungsi). Deklarasi prosedure/ fungsi terletak pada subprogram yang menggunakannya.

Tipe Data

Type data dapat dikelompokkan menjadi 2 macam, yaitu :

1.  Type data dasar, yaitu type yang langsung dapat dipakai terdiri dari type integer, real, character dan boolean

2.  Type bentukan adalah type yang dibentuk dari type dasar atau dari type bentukan lain yang sudah didefinisikan.

Note : Pembahasan Type Data silahkan download disini

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.